Jl. Arteri Yos Sudarso 17, Kota Semarang, Jawa Tengah
02476631968

Bea Cukai Tanjung Emas Dorong Efisiensi Ekspor Melalui Layanan Multimoda

Di publish pada 11-10-2024 07:23:52

Bea Cukai Tanjung Emas Dorong Efisiensi Ekspor Melalui Layanan Multimoda
Bea Cukai Tanjung Emas Dorong Efisiensi Ekspor Melalui Layanan Multimoda

Upaya peningkatan efisiensi dalam proses ekspor terus dilakukan Bea Cukai Tanjung Emas melalui penyelenggaraan Focus Group Discussion (FGD) mengenai layanan ekspor multimoda (10/10). Acara ini berlangsung di Ruang Pendidikan Bea Cukai Tanjung Emas dan dihadiri secara hybrid, baik daring maupun luring, oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk perusahaan jasa pengangkutan, NVOCC, eksportir, konsolidator, dan PPJK. FGD ini bertujuan untuk memberikan wawasan serta mempercepat proses logistik dengan mengintegrasikan beberapa moda transportasi melalui layanan multimoda.

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Tri Utomo Hendro Wibowo, menjelaskan bahwa kolaborasi antara berbagai pihak sangat penting dalam mendukung National Logistics Ecosystem (NLE). "Sinergi antar-pemangku kepentingan adalah kunci untuk menciptakan sistem logistik nasional yang efisien dan terintegrasi, yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi, khususnya di wilayah Jawa Tengah," kata Tri Utomo dalam sambutannya.

Layanan multimoda diharapkan dapat memperlancar pengiriman barang dengan menggabungkan transportasi laut, darat, dan kereta api. Sistem ini memungkinkan pelaku usaha memilih moda transportasi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga lebih efisien dalam hal biaya dan waktu. Bea Cukai Tanjung Emas menargetkan penyelesaian proses ekspor dalam waktu kurang dari dua hari melalui layanan multimoda ini.

Kepala Seksi Pelayanan Kepabeanan dan Cukai II Bea Cukai Tanjung Emas, Khanan, turut menyoroti pencapaian Bea Cukai Tanjung Emas yang telah meraih peringkat kedua terbaik secara nasional dalam efisiensi biaya dan waktu ekspor-impor. Menurutnya, layanan multimoda menjadi langkah penting untuk mempercepat alur logistik. "Dengan inovasi ini, kami berharap proses ekspor dapat berjalan lebih cepat dan mendukung daya saing Indonesia di pasar global," ujarnya.

Selain itu, Bea Cukai Tanjung Emas juga telah mengimplementasikan sistem Single Submission, yang memungkinkan integrasi berbagai proses perizinan hingga pengangkutan barang secara digital. Sistem ini diharapkan mempermudah pelaku usaha dalam mengurus segala kebutuhan logistik dalam satu platform.

Potensi Jawa Tengah sebagai pusat logistik nasional juga menjadi salah satu poin diskusi dalam FGD tersebut. Dengan pertumbuhan kawasan industri yang pesat dan upah tenaga kerja yang kompetitif, Jawa Tengah dinilai memiliki daya tarik besar bagi perusahaan untuk mengembangkan bisnis mereka. Infrastruktur logistik yang efisien akan memperkuat posisi provinsi ini sebagai pusat logistik yang strategis.

Melalui FGD ini, Bea Cukai Tanjung Emas berharap dapat memperkuat kerja sama antara pemerintah, pelaku usaha, dan operator logistik untuk mencapai sistem multimoda yang lebih baik dan lebih efisien. Dengan perkembangan layanan logistik yang terus berlanjut, Indonesia diharapkan dapat meningkatkan daya saingnya di tingkat global melalui ekosistem logistik yang terintegrasi dan kuat.

#beacukaimakinbaik #beacukai


Isikan nama, email dan komentar Anda

Highlight Kantor Kami

Website Tanjung Emas