Jl. Arteri Yos Sudarso 17, Kota Semarang, Jawa Tengah
02476631968

Mahasiswa S2 Universitas Pertahanan RI Teliti Sistem Keamanan Logistik di Bea Cukai Tanjung Emas

Di publish pada 21-05-2026 11:11:56

Mahasiswa S2 Universitas Pertahanan RI Teliti Sistem Keamanan Logistik di Bea Cukai Tanjung Emas
Mahasiswa S2 Universitas Pertahanan RI Teliti Sistem Keamanan Logistik di Bea Cukai Tanjung Emas

SEMARANG – Puluhan mahasiswa Program Magister (S2) Fakultas Keamanan Nasional Universitas Pertahanan (Unhan) RI melakukan kunjungan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) di Kantor Bea Cukai Tanjung Emas untuk mendalami korelasi antara tata kelola logistik internasional dan kedaulatan maritim, Rabu (20/5/2026). Kunjungan ini dirancang secara khusus sebagai wadah riset strategis mengenai implementasi manajemen risiko kepabeanan dalam menangkal ancaman penyelundupan di jalur laut. Para perwira dan calon analis keamanan ini diajak melihat langsung integrasi sistem pengawasan wilayah perbatasan (border protection) yang diselaraskan dengan fungsi fasilitasi perdagangan.

Diskusi di ruang pertemuan berjalan dinamis saat para mahasiswa menganalisis mekanisme pemeriksaan fisik kontainer, pengoperasian alat pemindai (X-Ray), hingga pola patroli laut di dermaga Pelabuhan Tanjung Emas. Tidak sekadar membedah teori keamanan kelautan, delegasi Unhan RI juga mendalami bagaimana Bea Cukai menjaga stabilitas fiskal negara dari kebocoran arus komoditas ilegal tanpa mengorbankan kecepatan waktu rilis barang ekspor-impor. Kesempatan ini memberikan perspektif baru yang berharga bagi para mahasiswa mengenai pentingnya sinergi antar-instansi penegak hukum demi memperkuat ketahanan nasional di sektor logistik global.

Dalam sambutan yang disampaikan langsung oleh Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, Khoirul Hadziq, beliau memaparkan peran krusial instansi sebagai garda depan pertahanan ekonomi dan keamanan wilayah perbatasan. "Kami menyambut baik kajian akademis dari Unhan RI untuk memetakan tantangan riil di lapangan, di mana aspek pengawasan kepabeanan berbasis manajemen risiko merupakan komponen yang tidak terpisahkan dari strategi ketahanan maritim nasional. Sinergi pengetahuan ini diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan yang kuat bagi pengamanan jalur logistik Indonesia," ujar Khoirul Hadziq di hadapan para delegasi.

Rangkaian kunjungan ini ditutup dengan peninjauan lapangan bersama Seksi Penindakan dan Penyidikan (P2) untuk memberikan gambaran visual yang komprehensif mengenai prosedur operasional pengamanan pelabuhan. Bea Cukai Tanjung Emas menegaskan bahwa kolaborasi riset bersama lembaga pendidikan pertahanan akan terus didukung guna memperkaya kajian strategis nasional di masa depan.



Isikan nama, email dan komentar Anda

Highlight Kantor Kami

Website Tanjung Emas