Puluhan Pelajar SMK Maarif NU Bawang Serbu Bea Cukai Tanjung Emas Bedah Aturan Impor Ekspor
Di publish pada 18-06-2026 17:04:49
SEMARANG – Sebanyak 36 siswa dan 10 guru pendamping dari SMK Maarif NU Bawang, Kabupaten Batang, memadati Ruang Pendidikan Lantai 3 Kantor Bea Cukai Tanjung Emas untuk mendalami realitas kebijakan kepabeanan dunia nyata lewat studi lapangan, Kamis (18/6/2026). Kunjungan industri ini digelar secara interaktif guna menyelaraskan wawasan dunia usaha dan dunia industri bagi para siswa, sekaligus memberikan pemahaman mendalam mengenai fungsi kontrol perbatasan (community protector) serta tata cara pengelolaan arus logistik internasional secara akuntabel. Melalui format edukasi yang dikombinasikan dengan sesi tanya jawab taktis, para peserta diajak menganalisis bagaimana otoritas kepabeanan menjalankan peran vitalnya sebagai penjaga gerbang kedaulatan logistik negara.
Suasana di dalam ruang pertemuan berlangsung hidup ketika para siswa mulai melontarkan berbagai pertanyaan kritis seputar isu-isu kepabeanan yang marak di masyarakat. Diskusi bergulir hangat saat mengupas tuntas ketentuan pembatasan bawaan air zamzam bagi jemaah haji, cakupan wilayah pengawasan perdagangan internasional, hingga alur penegahan barang berdasarkan manajemen risiko. Tidak sekadar mendengarkan pemaparan materi pengenalan Daerah Pabean dan Barang Kena Cukai, para siswa juga dibekali edukasi preventif mengenai sosialisasi pendaftaran IMEI serta cara cerdas menghindari modus penipuan yang marak mengatasnamakan instansi Bea Cukai.
Dalam sambutanya, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Agung Slamet Waluyo, mewakili Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas, memaparkan empat fungsi utama institusi dan menekankan keunikan instansi customs di kancah global yang dipastikan ada di setiap negara sebagai penjaga gerbang logistik. Apresiasi tinggi pun datang dari Wakil Kepala Bagian Kurikulum SMK Ma'arif NU Bawang, Ibu Hidayatul Umami, yang mendampingi langsung rombongan. "Kami menyampaikan terima kasih yang setinggi-tingginya atas penyambutan yang sangat hangat dari Bea Cukai Tanjung Emas, dan kami berharap para siswa dapat memanfaatkan momen berharga ini untuk menyerap ilmu sebanyak-banyaknya sebagai bekal kesiapan profesional mereka," ujar Hidayatul Umami.
Sinergi edukatif ini membawa dampak signifikan bagi instansi akademik dalam memperkecil celah (gap) antara teori di ruang kelas dengan realitas dinamis di dunia kerja. Studi lapangan ini tidak hanya untuk memperluas literasi logistik internasional para siswa secara valid, tetapi juga memperkuat struktur kurikulum vokasi berbasis pemenuhan kebutuhan industri nyata. Melalui pembekalan langsung kepabeanan, SMK Ma'arif NU Bawang optimistis dapat mencetak lulusan terampil yang tidak hanya kompeten di bidang akuntansi, melainkan juga memiliki wawasan hukum dan integritas moral yang siap bersaing di kancah profesional.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses