Mahasiswa Universitas Islam Indonesia Dalami Peran Bea Cukai (Tanjung Emas) dalam Perlindungan Industri dan Penerimaan Negara
Di publish pada 04-12-2025 10:30:53
Semarang, 03 Desember 2025 - Bea Cukai Tanjung Emas menerima kunjungan Forum Mahasiswa Ilmu Ekonomi (FMIE) Universitas Islam Indonesia (UII) dalam agenda Company Visit pada Rabu (3/12/2025). Kegiatan dibuka dengan penyampaian sambutan oleh Pemeriksa Bea Cukai Ahli Pertama Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi, Achmad Abdul Mufid. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya literasi kepabeanan di kalangan mahasiswa ekonomi, terutama terkait peran Bea Cukai dalam mengamankan penerimaan negara dan menjaga industri dalam negeri tetap kompetitif. Kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan plakat dari Bea Cukai Tanjung Emas kepada Ketua Umum FMIE sebagai bentuk apresiasi dan kolaborasi.
Memasuki sesi penyampaian materi, Achmad Abdul Mufid menjelaskan kontribusi Bea Cukai Tanjung Emas terhadap perekonomian nasional. Ia memaparkan peran Bea Cukai sebagai pengumpul penerimaan negara, penjaga perbatasan, serta fasilitator perdagangan yang memastikan industri dalam negeri tetap terlindungi. Para mahasiswa juga memperoleh gambaran mengenai upaya pengawasan barang impor, pemberantasan rokok ilegal, serta kebijakan kepabeanan yang mendukung kelancaran logistik dan pertumbuhan industri.
Suasana kegiatan semakin interaktif saat sesi kuis digelar, disusul diskusi terbuka yang mengangkat sejumlah isu aktual. Peserta menanyakan mekanisme penanganan IMEI yang terblokir, maraknya praktik thrifting, isu pembekuan bea cukai, hingga alasan penurunan tarif cukai. Salah satu pertanyaan yang menjadi perhatian adalah mengapa pencapaian kinerja Bea Cukai yang tinggi sering kali tidak sebanding dengan pemberitaan positif di ruang publik. Narasumber menegaskan bahwa Bea Cukai terus memperkuat transparansi dan layanan publik, meskipun tantangan persepsi dan misinformasi masih kerap muncul.
Kegiatan ditutup dengan ajakan kepada mahasiswa untuk terus memahami peran strategis Bea Cukai dalam sistem ekonomi dan perdagangan nasional. Bea Cukai Tanjung Emas menegaskan kesiapan untuk membuka ruang edukasi bagi instansi pendidikan guna memperluas pemahaman publik terhadap isu kepabeanan dan cukai. Kunjungan FMIE UII ini diharapkan menjadi langkah awal kolaborasi yang lebih kuat antara akademisi dan Bea Cukai dalam membangun ekosistem ekonomi yang sehat, berintegritas, dan berdaya saing.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses