Kolaborasi untuk Efisiensi, Bea Cukai Bahas Tantangan Multimoda dengan Pelaku Usaha
Di publish pada 18-12-2024 13:46:42
Bea Cukai Tanjung Emas melaksanakan kunjungan kerja ke PT. Bina Guna Kimia, Pringapus, Kabupaten Semarang, pada Selasa, 17 Desember 2024. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Customs Visit Customer (CVC) yang bertujuan untuk menjalin komunikasi erat dengan pelaku usaha sekaligus evaluasi terkait implementasi fasilitas kepabeanan.
Dalam kunjungan tersebut, beberapa pejabat Bea Cukai hadir, termasuk Kepala Seksi PKC II, Khanan; Kepala Seksi PKC VI, Toto Boedhi Artono, serta dua Pelaksana Pemeriksa. Mereka disambut oleh Yuni, Manajer Logistik PT. Bina Guna Kimia, beserta jajaran manajemen perusahaan.
Diskusi yang berlangsung mengangkat berbagai topik terkait pemanfaatan layanan multimoda dalam distribusi barang ekspor. PT. Bina Guna Kimia memaparkan bahwa multimoda, yang menggabungkan dua moda transportasi, truk dan kereta api, telah memberikan dampak signifikan dalam efisiensi operasional. "Penggunaan multimoda berhasil menekan biaya logistik hingga 20 persen dibandingkan transportasi truk (trucking) sepenuhnya. Selain itu, pengangkutan menggunakan kereta api juga lebih aman, terutama untuk barang-barang kimia berbahaya," ujar Yuni, Manajer Logistik perusahaan.
Meski demikian, perusahaan mengungkapkan bahwa penerapan multimoda pada awalnya menghadapi beberapa kendala, seperti keterlambatan pengiriman kargo. Namun, tantangan tersebut dapat diatasi berkat koordinasi yang baik antara perusahaan, penyedia layanan transportasi, dan Bea Cukai. “Pernah ada situasi di mana satu kontainer harus dikawal hingga tengah malam untuk memastikan tiba tepat waktu. Dengan kerja sama semua pihak, hambatan ini bisa teratasi,” tambah Yuni.
Pejabat Bea Cukai menekankan pentingnya mendengarkan masukan dari pelaku usaha untuk meningkatkan pelayanan. Menurut Kepala Seksi PKC VI, Toto Boedhi Artono, evaluasi dari pelaku usaha menjadi bahan penting dalam peningkatan kualitas layanan. "Masukan seperti ini sangat berharga untuk mengidentifikasi kelebihan maupun kekurangan layanan yang diberikan," jelasnya.
Selain itu, diskusi juga menyoroti peluang pengembangan layanan multimoda agar dapat diakses oleh lebih banyak pelaku usaha di wilayah Semarang. Hal ini dinilai penting untuk memperluas dampak positif layanan tersebut terhadap efisiensi distribusi barang dan peningkatan daya saing dunia usaha.
Kegiatan ini mencerminkan fungsi Bea Cukai yaitu Trade Facilitator, sebagai mitra strategis pelaku usaha dalam mendukung kelancaran perdagangan internasional. Dengan sinergi yang terjalin erat, diharapkan tantangan operasional dapat diminimalkan, sehingga pelaku usaha dapat terus berkembang dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses