Jl. Arteri Yos Sudarso 17, Kota Semarang, Jawa Tengah
02476631968

Bea Cukai Tanjung Emas Sosialisasikan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM kepada Stakeholder Pelabuhan

Di publish pada 28-10-2025 14:56:26

Bea Cukai Tanjung Emas Sosialisasikan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM kepada Stakeholder Pelabuhan
Bea Cukai Tanjung Emas Sosialisasikan Pembangunan Zona Integritas Menuju WBK/WBBM kepada Stakeholder Pelabuhan

Semarang (27 Oktober 2025) – Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean (KPPBC TMP) Tanjung Emas menggelar kegiatan Sosialisasi Pembangunan Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) kepada para pemangku kepentingan di lingkungan Pelabuhan Tanjung Emas. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Pendidikan lantai 3 Kantor Bea Cukai Tanjung Emas tersebut dihadiri perwakilan dari KSOP Kelas I Tanjung Emas, PT Pelindo Cabang Semarang, dan PT Pelindo Terminal Petikemas Semarang (TPKS).

Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Emas Triutomo Hendro Wibowo dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan sekadar upaya memperoleh predikat WBK/WBBM, tetapi merupakan sarana untuk membangun budaya kerja yang berintegritas dan profesional.

“ZI, WBK, dan WBBM hanyalah alat. Esensi sesungguhnya adalah membentuk budaya kerja yang baik dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ujar Triutomo.

Ia menambahkan, komitmen reformasi birokrasi harus dimulai dari pimpinan dan dijalankan bersama seluruh pegawai melalui mekanisme penghargaan dan sanksi yang adil. Bea Cukai Tanjung Emas, lanjutnya, terus menanamkan nilai-nilai BerAKHLAK, nilai-nilai Kementerian Keuangan, serta nilai organisasi “KLIK JUJUR” dalam setiap aspek pelayanan.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas I Tanjung Emas Aries Wibowo menyampaikan apresiasinya atas capaian Bea Cukai Tanjung Emas dalam membangun integritas dan pelayanan publik. Ia juga berbagi pengalaman KSOP dalam upaya meraih WBK sejak tahun 2020.

“Kami ingin belajar dari Bea Cukai Tanjung Emas yang telah menunjukkan kemajuan nyata dalam reformasi pelayanan publik di pelabuhan,” ungkap Aries.

Dalam pemaparan materi, Kepala Kantor Bea Cukai menjelaskan enam area perubahan utama yang menjadi pilar pembangunan Zona Integritas: manajemen perubahan, penataan tata laksana, sistem manajemen SDM, penguatan akuntabilitas, pengawasan, dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Triutomo juga menyoroti berbagai inovasi layanan Bea Cukai Tanjung Emas, seperti Consignment Note yang meraih penghargaan Top Five Inovasi Pelayanan dari Kemenpan RB, serta sistem Single Submission Karantina Pabean Ekspor dan Pintumas (Pusat Informasi Terpadu Tanjung Emas). Waktu layanan kedatangan sarana pengangkut juga berhasil dipangkas dari lima hari menjadi dua hari, dan proses customs clearance barang kiriman kini dapat diselesaikan dalam hitungan jam.

Perwakilan TPKS, Komang, memberikan apresiasi atas perubahan signifikan di pelabuhan, khususnya dalam peningkatan integritas layanan Bea Cukai.

“Sekarang layanan Bea Cukai jauh lebih cepat dan transparan. Dulu tanda tangan sulit didapat, sekarang semuanya berjalan profesional,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, Bea Cukai Tanjung Emas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan pelayanan publik di lingkungan pelabuhan. Sosialisasi ini juga menjadi wadah sinergi antarinstansi pelabuhan dalam membangun ekosistem logistik yang bersih, efisien, dan berdaya saing.



Isikan nama, email dan komentar Anda

Highlight Kantor Kami

Website Tanjung Emas