Bea Cukai Tanjung Emas Edukasi Mahasiswa Universitas Maritim AMNI Semarang
Di publish pada 20-10-2026 13:02:51
Semarang, 15 Oktober 2026 – Mahasiswa Universitas Maritim AMNI Semarang berkunjung ke Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean Tanjung Emas untuk mengikuti kegiatan di Ruang Pendidikan Bea dan Cukai Tanjung Emas Semarang. Melalui kunjungan ini mahasiswa berkesempatan untuk memahami lebih dekat mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai, mulai dari layanan kepabeanan dan pengawasan barang lintas negara hingga upaya untuk melindungi masyarakat dari barang ilegal dan penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai.
Kedatangan mahasiswa disambut dengan baik oleh Kepala KPPBC Tipe Madya Pabean Tanjung Emas, Khoirul Hadziq, S.E., M.M., bersama Kepala Seksi Penyuluhan dan layanan Informasi, Agung Slamet Waluyo, S.H., M.H. Turut hadir dari pihak Universitas Maritim AMNI Semarang, Sulistyowati selaku Kepala Program Studi Perdagangan Internasional dan Bisnis Digital Fakultas Ekonomi dan Bisnis, bersama dosen pendamping serta 28 mahasiswa.
Dalam sesi edukasi, mahasiswa mendapatkan pemaparan mengenai peran Direktorat Jenderal Bea Cukai yang berada di bawah Kementerian Keuangan. Materi yang dibawakan saat berlangsungnya kunjungan mencakup empat fungsi utama Bea Cukai, yaitu Revenue Collector, Community Protector, Trade Facilitator, dan Industrial Facilitator. Keempat fungsi tersebut menggambarkan peran Bea dan Cukai dalam mengoptimalkan penerimaan negara, melindungi masyarakat dari barang yang dilarang atau dibatasi, serta memfasilitasi kelancaran perdagangan dan mendukung perkembangan industri dalam negeri.
Khoirul Hadziq mengatakan, peningkatan mutu layanan adalah proses yang tidak pernah berhenti dan memerlukan keterlibatan banyak pihak, termasuk masyarakat.
“Memang kami juga masih terus dalam proses perbaikan, makanya kenapa slogan Bea Cukai adalah Bea Cukai Makin Baik. Kami ingin terus menjadi lebih baik, tetapi tentu kami juga butuh dukungan Masyarakat,” ungkap Khoirul.
Mahasiswa dikenalkan mengenai dasar-dasar kepabeanan, mekanisme ekspor-impor, ketentuan barang bawaan penumpang dan barang kiriman dari luar negeri, serta cukai atas barang tertentu, seperti hasil tembakau, minuman yang mengandung etil alkohol, dan etil alkohol. Seiring kemajuan teknologi, kunjungan ini juga turut memberikan pemahaman mengenai transformasi digital di lingkungan Bea Cukai, termasuk pemanfaatan sistem informasi dan layanan digital untuk mendukung proses kepabeanan.
Mahasiswa juga mendapat informasi mengenai pendaftaran International Mobile Equipment Identity (IMEI) perangkat telekomunikasi serta ketentuan yang perlu diperhatikan saat membawa barang dari luar negeri. Edukasi juga mencakup kewaspadaan terhadap penipuan yang mengatasnamakan Bea Cukai, khususnya permintaan pembayaran melalui rekening pribadi, serta pentingnya melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi Bea Cukai.
Lewat kunjungan ini, Bea Cukai Tanjung Emas tidak sekadar memperkenalkan tugas dan kewenangannya, tetapi juga memberikan kesempatan belajar bagi mahasiswa. Kerja sama antara instansi pemerintah dan dunia pendidikan diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa mengenai pelayanan publik dan kepabeanan. Melalui komunikasi dan pemahaman yang terus dibangun, Bea Cukai berharap kepercayaan publik semakin kuat dan semangat Bea Cukai Makin Baik terwujud lewat layanan yang kian baik dan perlindungan masyarakat yang berkelanjutan.
Isikan nama, email dan komentar Anda
Berita Terakhir
Berita Terkait
Highlight Kantor Kami
Apa yang kami miliki
Berikut ini daftar Sistem Aplikasi yang kami sediakan untuk layanan yang dapat diakses